Indonesia Topnews-Medan – Warung TST Jamal yang berlokasi di Jalan Bromo, Kota Medan, kini dikenal luas sebagai salah satu warung teh susu telur (TST) yang buka 24 jam nonstop dan tak pernah sepi pengunjung. Pelanggannya datang dari berbagai daerah—pendatang, pekerja malam, hingga wisatawan yang singgah di Kota Medan.
Namun di balik ramainya warung dan harum teh susu telur yang khas, tersimpan kisah perjuangan dan bakti seorang anak kepada ibundanya yang membuat siapa pun terharu.

- Bunda Jamal Bos warung TST
Selama enam tahun menekuni usaha TST, Jamal perlahan membangun mimpinya dari nol. Usaha yang dirintis dengan ketekunan dan doa itu kini membuahkan hasil luar biasa. Dari warung sederhana, Jamal berhasil membeli tiga unit rumah:
- Satu rumah khusus untuk ibundanya tercinta,
- Satu rumah untuk karyawan,
- Dan satu rumah untuk tempat tinggal pribadinya.
Rumah untuk sang bunda, Gusnimar, menjadi simbol nyata dari perjuangan dan cinta seorang anak. Kisah ini disampaikan langsung oleh ibunda Jamal dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, penuh rasa syukur dan keharuan.
“Semua ini dari usaha warung TST… enam tahun kami jalani dengan sabar,” tutur sang ibunda.
Tak hanya sukses di Medan, Warung TST Jamal terus berkembang. Kini, cabang telah dibuka di Jalan Denai Medan, serta merambah hingga ke Padang Sidempuan dan Panyabungan. Perkembangan ini menjadi bukti bahwa usaha kecil, jika dijalani dengan disiplin, kejujuran, dan kerja keras, mampu tumbuh menjadi sumber keberkahan bagi banyak orang.

- Suardi Pasaribu,pemimpin Indonesia Topnews,sekaligus Kakek Jamal
Kisah Jamal menjadi inspirasi besar bagi generasi muda: bahwa kesuksesan tidak selalu dimulai dari modal besar, tetapi dari niat kuat, keberanian memulai, dan ketulusan berbakti kepada orang tua.
Warung TST Jamal bukan sekadar tempat menikmati teh susu telur, tetapi juga saksi lahirnya mimpi, perjuangan, dan harapan. (sp)

